blog - 5‌ ‌Prinsip‌ ‌Dasar‌ ‌UX‌ ‌Desain‌ ‌bagi‌ ‌Pemula‌


5‌ ‌Prinsip‌ ‌Dasar‌ ‌UX‌ ‌Desain‌ ‌bagi‌ ‌Pemula‌


by Neusant

December 06, 2020 - 754 views

Terkadang seorang desainer pemula akan terlalu fokus kepada nilai estetika dari sebuah desain yang mereka kerjakan, sehingga melupakan prinsip dasar UX design. 

 

Sebuah riset menemukan bahwa user experience yang baik akan meningkatkan kemungkinan pengguna untuk merekomendasikan produk sebesar 16.6%. Oleh karena itu aspek pengguna experience penting untuk diperhatikan pada sebuah desain.

 

User experience atau UX adalah pengalaman dari pengguna ketika menggunakan atau berinteraksi dengan produk contohnya seperti website, aplikasi, atau software. Pengalaman yang dialami oleh pengguna akan sangat mempengaruhi tingkat kepuasan konsumen terhadap produk yang ditawarkan. Oleh karena itu, penting bagi para desainer pemula untuk tidak hanya mendesain UX yang menarik untuk dilihat, tapi juga berkesan positif bagi pengguna. 

 

Berikut adalah 5 prinsip dasar UX design yang bisa diterapkan ketika mendesain.

 

Buat pemetaan dalam sistem hierarki

Pemetaan dalam sistem hierarki adalah prinsip dasar UX design yang seringkali terlupakan. Sebuah desain UX yang baik adalah desain yang memiliki informasi yang mudah dipahami, oleh karena itu penting bagi para desainer untuk memetakan informasi yang akan dipaparkan pada desain yang dibuat. 


Secara garis besar, hierarki adalah cara pemetaan informasi yang disusun dari informasi paling luas lalu mengerucut ke informasi paling spesifik. Pemetaan hierarki adalah metode paling baik apalagi untuk desain UX. 
 

Secara garis besar, pemetaan hierarki terbagi menjadi dua jenis, antara lain adalah:

  • Hierarki Informasi
    Hierarki informasi adalah pemetaan dari konten yang dicantumkan pada desain. Bagian atas dari pemetaan akan berisi konten-konten primer dari sebuah desain yang kemudian diturunkan menjadi informasi-informasi yang lebih kecil. 
     
  • Hierarki Visual 
    Hierarki visual adalah pemetaan tata letak desain visual pada produk yang sedang dikerjakan (contohnya situs web atau aplikasi mobile). Bagian atas dari desain biasanya terdiri atas informasi utama yang kemudian pada bagian-bagian bawah akan berisi informasi yang lebih spesifik.

Hierarki visual terlihat pada situs sociolla.com di mana menu utama ada di bagian atas navigasi yang apabila dihover akan berisi submenu yang lebih spesifik.

Pemetaan hierarki seringkali tidak dilakukan karena secara natural, desainer akan memetakan informasi dari atas ke bawah. Akan tetapi, pada desain yang kompleks dengan informasi yang banyak, pemetaan hierarki akan sangat membantu untuk membuat alur informasi yang seamless dan mudah dipahami pengguna. 

 

Konsisten

Secara psikologis, pengguna akan lebih mudah untuk menggunakan produk yang memiliki pola yang sama dengan produk-produk yang pernah mereka gunakan sebelumnya. 

 

Oleh karena itu, konsistensi menjadi prinsip dasar UX desain yang penting untuk diingat. Semakin konsisten pola sebuah produk disbanding produk-produk lainnya, semakin baik aspek UX pada sebuah desain. Hal ini bukan berarti desainer bisa menjiplak desain yang sudah ada, akan tetapi tata letak dan aspek-aspek lain bisa dibuat mirip sehingga pengguna akan merasa mudah saat menggunakan produk. 

 

Contohnya seperti di bawah ini, baik pada situs tokopedia, tiket.com, serta blibli tiga-tiganya meletakkan tombol register/login di pojok kanan atas. Hal ini sengaja dilakukan supaya pengguna dengan mudah bisa tahu di mana harus klik apabila ingin login atau register. 

 

Konfirmasi 

Prinsip dasar UX desain berikutnya adalah konfirmasi. Penting bagi desainer untuk selalu memasukkan fitur konfirmasi pada setiap tindakan penting yang pengguna lakukan sehingga tindakan yang tidak sengaja dilakukan atau terjadi karena error dari pengguna bisa tercegah.

 

Misalnya pada situs marketplace, bisa saja pengguna tidak sengaja checkout barang yang hendak dibeli atau menghapus informasi penting seperti no. rekening. Hal ini bisa tercegah apabila selalu ada fitur konfirmasi setiap kali pengguna hendak check-out

 

Berikan kontrol kepada pengguna 

Ketika pengguna memiliki kontrol atas apa yang mereka gunakan, pengalaman selama berinteraksi dengan produk pun akan membaik. Hal ini karena pengguna merasa bahwa mereka memiliki kendali yang signifikan atas apa yang mereka tengah gunakan. 

 

Akan tetapi, hanya karena memberikan kontrol adalah salah satu prinsip dasar UX design, bukan berarti desainer memberikan kendali sepenuhnya atas produk kepada pengguna. Menambahkan fitur undo atau delete yang memungkinkan pengguna untuk menghapus atau mengulang informasi yang sudah dimasukkan atau fitur advanced search untuk mencari informasi yang spesifik adalah dua contoh hal yang bisa dilakukan UX desainer supaya pengguna merasa bahwa mereka memiliki kendali atas apa yang mereka gunakan. 

 

Contohnya seperti google image yang memiliki fitur tools sehingga pengguna memiliki kendali dalam mencari gambar yang mereka butuhkan.

 

Aksesibilitas 

Penting bagi desainer untuk memastikan bahwa produk yang didesain mudah digunakan oleh semua kalangan orang dari berbagai usia dengan kemampuan yang berbeda-beda. Hal ini penting supaya pengalaman pengguna ketika menggunakan produk rata-rata tetap baik tanpa ada kalangan tersendiri yang terasingkan. Misalnya bagi orang yang buta warna, sulit bagi mereka untuk membedakan warna-warna tertentu sehingga bisa saja mereka kesulitan untuk membaca sebuah informasi apabila warna yang ditampilkan tidak kontras atau saru. Desain-desain yang sederhana, mudah dibaca, dengan warna yang kontras adalah hal-hal yang bisa dilakukan desainer sehingga produk yang didesain bisa digunakan oleh semua jenis orang. 

 

Situs web Ikea merupakan contoh situs yang mudah diakses oleh berbagai kalangan pengguna. Warna desan yang didominasi warna putih dengan tulisan-tulisan berwarna hitam mudah dilihat dan dibaca oleh pengguna sehingga mereka tidak kesulitan ketika hendak berbelanja.

Berikut tadi adalah 5 prinsip dasar UX desain yang pentik diketahui bagi desainer pemula. Dengan memahami lebih dalam mengenai prinsip ini, diharapkan para pemula bisa tahu apa yang harus diperhatikan ketika memulai mendesain. 

 

 

Referensi:

https://blog.usejournal.com/8-ux-design-principles-that-ensure-seamless-user-experience-of-your-product-812a75ee75e4

https://99designs.com/blog/web-digital/ux-design-principles/

https://sis.binus.ac.id/2019/06/19/pengenalan-user-experience-design/

https://www.springboard.com/blog/ux-design-principles/

 

 

 

 


more article