blog - Mengenal Berbagai Aliran Desain Grafis Yang Menarik Untuk Dipelajari


Mengenal Berbagai Aliran Desain Grafis Yang Menarik Untuk Dipelajari


by Neusant

February 06, 2021 - 323 views

Tren desain grafis juga berkembang secara dinamis. Bagi pekerja kreatif yang bergerak di bidang ini, mengikuti tren tersebut penting untuk dilakukan. Sebab, hal ini merupakan nilai tambah yang bisa ditawarkan kepada customer. Mengikuti tren juga membuat desain yang dihasilkan menjadi lebih segar dan tampak up to date.

 

Beberapa Aliran Desain Grafis Yang Pernah Menjadi Tren

 

Ada banyak jenis aliran dalam tren desain grafis. Masing-masing memiliki ciri khas yang menonjol. Beberapa gaya klasik, bahkan sampai saat ini masih menjadi inspirasi para desainer. Mempelajari aliran dalam desain grafis ini cukup menarik, mengingat perkembangannya yang dinamis. Berikut ini adalah beberapa aliran yang pernah menjadi tren di dunia desain grafis.

 

Aliran Desain Grafis Victorian Style

Ciri khas dari aliran desain grafis bergaya victorian ini adalah visualisasi realistik yang tampak pada desain berwarna, maupun hitam putih. Selain itu, banyak menonjolkan karikatur maupun gambar-gambar bernada satir. Ciri khas lainnya adalah adanya penggunaan hiasan pinggir penuh yang membatasi suatu desain. Biasanya, desain tersebut juga dilengkapi dengan teks deskriptif yang bekesan ingin memberikan penjelasan selengkap-lengkapnya.

 

Aliran victorian ini juga memiliki prinsip untuk memenuhi keseluruhan bidang dengan ornamen hiasan yang tak jarang berbentuk kompleks. Gaya desain victorian ini banyak berkembang di Inggris dan Amerika pada era pemerintahan Ratu Victoria, yaitu pada tahun 1830-1901. Umumnya, karena memiliki karakteristik yang khas, desain beraliran victorian ini sangat mudah dikenali.

 

 

Aliran Art Nouveau

aliran desain grafis ini terinspirasi dari beberapa bentuk maupun struktur alami. Banyak menggunakan model berupa sosok wanita, tumbuhan, dan binatang, serta penggambaran alam seperti ombak dan angin. Selain itu juga menonjolkan garis-garis lengkung yang harmonis. Ciri khas dari aliran ini adalah pengerjaannya yang digambar dengan tangan. Aliran ini terkenal di eropa pada tahun 1880-1920. 

 

 

Aliran Early Modern

Pada aliran Early Modern ini, banyak ditemukan penggunaan bentuk-bentuk geometris seperti lingkaran, segitiga, maupun persegi panjang. Selain itu, desain tampak lebih minimalis karena memberikan penekanan pada penggunaan foto dan meminimalisir ilustrasi. Desain juga tampak lebih bersih akibat minimnya penggunaan ornamen-ornamen dekoratif. Aliran ini berkembang pada tahun 1910-1935.

 

 

Aliran Art Deco

https://www.invaluable.com/blog/art-deco-in-8-minutes

Aliran desain grafis selanjutnya adalah Art Deco. Ini merupakan aliran yang berkembang pada tahun 1920-1940. Sama seperti aliran Early Modern, pada aliran Art Deco juga tampak adanya penggunaan bentuk-bentuk geometris. Biasanya aliran ini banyak digunakan pada karya komik, poster cover buku, dan juga poster film. Aliran ini sempat kembali populer pada beberapa waktu belakangan ini dan digunakan pada beberapa poster film

 

Ciri khas aliran Art Deco adalah penggunaan gradasi warna, efek air brush, dan juga adanya motion line. Biasanya garis-garis ini memiliki karakteristik tegas yang didukung dengan penggunaan warna-warna gradasi yang tajam. Pada masa kejayaannya, aliran Art Deco ini dinilai memiliki sifat anggun dan juga modern. Desain-desain yang menggunakan aliran ini memiliki gaya dekoratif dan fungsional.

 

 

Aliran American Kitsch Style

https://visualartsdepartment.wordpress.com/kitsch

Aliran desain grafis yang berkembang pada tahun 1950-1960 ini banyak mengambil inspirasi dari aliran Art Deco. Dengan modifikasi, para desainer membuat desain yang bersifat lebih modern dan futuristik. Ciri khas dari aliran desain ini adalah penggunaan font dengan pilihan jenis yang lebih menonjol. Font-font berkarakter tegas dipadukan menggunakan pemilihan warna-warna kontras, tetapi sesuai. 

 

Penggunaan desain banyak tampak pada poster-poster film. Hal lain yang menonjol dai karya beraliran American Kitsch ini adalah penggunaan warna-warna yang cerah. Desainernya berani memadukan warna-warna kontras yang menarik perhatian. Warna kontras ini diterapkan seolah untuk memberikan pembeda antara ilustrasi dan teks yang digunakan. Selain itu, obyek utama sebuah karya ditonjolkan dalam pose-pose yang unik.

 

 

Aliran Psychedelic Style

https://retroavangarda.com/psychedelic-style-in-graphic-design

aliran desain grafis yang selanjutnya adalah Psychedelic Style. Aliran yang dimulai sekitar tahun 1960 ini banyak berpengaruh pada banyak sisi kehidupan. Kebanyakan, motif yang digunakan pada desain beraliran psikedelik ini terinspirasi aliran Art Nouveau, yaitu pada penggunaan kurva-kurva lengkung. Selain itu, penulisan font-nya adalah hand draw dengan perpaduan warna-warna intens.

 

Pshichedelic ini merupakan istilah yang mengacu pada narkoba yang populer sebagai budaya kaum muda pada masa itu. Hal ini untuk menggambarkan ciri khas desain yang seolah membawa audiens berhalusinasi seperti sedang mabuk. Tampak pada penggambaran font dan ornamen pendukung yang meliuk-liuk. Namun, gaya ini jarang digunakan akibat sulitnya memahami teks akibat bentuk font yang digunakan. 

 

 

Aliran Grunge Style

Aliran desain grafis ini muncul sebagai evolusi desain pada sekitar tahun 2000. Ciri khas yang paling sering tampak adalah adanya penggunaan efek noda, kertas berkerut, ataupun adanya sobekan pada desain. Penggunaan garis juga dibuat tidak teratur. Selain itu, desain tidak menggunakan garis batas atau tepi. Font yang dipilih umumnya memiliki karakter solid yang akan dipertegas dengan penggunaan warna-warna kontras.

 

 

Aliran Flat Desain Style

Sebagai desain yang cukup populer sekarang, aliran ini ditandai dengan penggunaan warna-warna cerah, tetapi lembut dan nyaman untuk mata. Ciri khas lainnya tampak pada desain yang minimalis tanpa tambahan ornamen lain yang tidak diperlukan. Pada awalnya, aliran desain ini banyak digunakan untuk interface pada website. Namun, pada perkembangannya, banyak juga digunakan untuk poster, brosur, maupun banner

 

 

Itulah tadi ulasan mengenai aliran desain grafis yang populer digunakan pada masanya. Sesuai dengan perkembangannya, desain grafis saat ini lebih memiliki karakter simpel, enerjik, dan komunikatif. Penggunaan warna-warna sesuai tren juga membuat desain tampak lebih up to date. Para desainer yang memahami perkembangan tren, tentunya dapat menyuguhkan desain yang modern dan tidak ketinggalan zaman.

 

 

 


more article